Latest Releases

Sabtu, 12 Agustus 2017

Morata Masih Perlu Beradaptasi dengan Chelsea

Morata Masih Perlu Beradaptasi dengan Chelsea

Jendela Berita Online - Alvaro Morata bermain apik dalam debutnya bersama Chelsea di Liga Inggris. Kendati begitu, dia diminta terus beradaptasi dengan permainan The Blues.

Chelsea menelan kekalahan ketika bermain melawan Burnley pada laga pertamanya di Liga Inggris 2017/2018. Mereka kalah 2-3 saat bermain di Stamford Bridge, Sabtu (12/08/2017) malam WIB.

Gawang Chelsea yang dijaga oleh Thibaut Courtois, dibobol dua kali oleh Sam Vokes. Satu gol lainnya dicetak oleh Stephen Ward.

Dalam laga tersebut, Chelsea mendapatkan dua kartu merah. Satu kartu merah langsung diperoleh oleh Gary Cahill. Sementara Cesc Fabregas mendapatkan kartu kuning kedua.

Morata yang bermain di menit ke-59, menjadi salah satu pencetak gol balasan Chelsea. Dia mencatatkannya dengan sundulan di menit ke-69. Berselang 12 menit kemudian, pemain asal Spanyol itu mencetak assist untuk gol David Luiz.

Whoscored memberi nilai tinggi 7,7 bagi Morata. Dia melakukan 14 kali sentuhan, tiga kali tendangan ke gawang, dua tepat sasaran.

Manajer Chelsea, Antonio Conte, cukup puas dengan penampilan Morata. Tapi, dia mengingatkan agar mantan pemain Madrid itu tidak segera berpuas diri. 

"Morata sangat penting dan penting bahwa sekarang dia menyesuaikan diri dengan filosofi kami hari ini, dia bermain gemilang dengan intensitas yang tepat," ujar Conte di BBC.

"Sekarang, dia mesti terus berusaha keras dengan semua pemain kami," manajer yang pernah menangani Juventus itu menambahkan. (Jendela Berita Online)
Read »

Jumat, 11 Agustus 2017

Penjelasan TNI AU Terkait Beredarnya Video Perkelahian Sesama Anggota TNI

Penjelasan TNI AU Terkait Beredarnya Video Perkelahian Sesama Anggota TNI

Jendela Berita Online - Sebuah video perkelahian antara anggota TNI AU di Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut TNI-AU, Pondok Gede, Jakarta beredar di medsos. Perkelahian itu membuat salah satu anggota TNI AU mengalami luka di bagian mulut.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang anggota TNI berdiri di depan pintu. Hidung dan mulutnya berdarah. Sementara dari dalam ruangan, terdengar suara jeritan.

Kadispen TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya membenarkan perkelahian tersebut. "Kejadiannya tidak seheboh yang di video," ujar Jemi Trisonjaya saat dikonfirmasi tribunnews, Jumat (11/08/2017).

Awalnya, menurut Jemi, istri dari Kolonel Andi Herwanto sedang ditegur oleh atasannya, yaitu Letkol Siswanto. Tapi, Kolonel Andi mendatangi Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut TNI-AU untuk mengkonfirmasi.

"Bukan tidak terima, tapi cuma mau konfirmasi ke Letkol Siswanto atas tahapan-tahapan pembinaannya. Kolonel Andi Herwanto datang ke Lakesgilut ingin mengkonfirmasi dengan Letkol Siswanto mengenai permasalahan istrinya," tutur Jemi.

Saat konfirmasi tersebut, Jemi mengungkapkan terjadi kesalahpahaman antara Andi Herwanto dengan Siswanto. Sehingga hidung Siswanto tidak sengaja terbentur dengan kepalanya Andi Herwanto.

"Terjadi kesalahpahaman dengan kedatangan Kolonel Andi Herwanto ke lakesgilut yang diterima oleh Letkol Siswanto, mengakibatkan terjadinya emosi dan tidak terkontrol, secara tidak sengaja hidungnya Letkol Siswanto terbentur kepalanya Kolonel Andi Herwanto dan berdarah. Berdarahnya hidung Letkol Siswanto bukan karena dipukul," tutur Jemi.

Saat ini kedua belah pihak telah didamaikan oleh POM AU. Keduanya juga telah saling memaafkan. (Jendela Berita Online)
Read »

Kamis, 10 Agustus 2017

Bareskrim Gerebek Kantor First Travel

Bareskrim Gerebek Kantor First Travel

Jendela Berita Online - Penyelidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mengerebek kantor First Travel di Jakarta Selatan. Garis polisi terpasang di kantor First Travel tersebut.

Pantauan tribunnews, belasan penyelidik mulai naik ke lantai 16 GKM Green Tower, Jln TB Simatupang Kav. 896, Jakarta Selatan pada Kamis (10/08/2017) sekitar jam 20.58 WIB. Setelah sampai di lantai 16, penyelidik langsung masuk ke kantor First Travel. Terlihat garis polisi sudah terpasang selepas keluar dari lift menuju kantor First Travel.

Sementara suasana kantor First Travel senyap dan tidak ada penjagaan ketat. Terlihat petugas security First Travel juga ikut masuk ke kantor yang digeledah penyelidik Bareskrim Polri. Penyelidik terlihat memindahkan koper-koper yang semula ada di dalam kantor ke bagian depan kantor.

Para awak media tidak diijinkan masuk saat pengeledahan berlangsung. Hingga jam 21.40 WIB pengeledahan tersebut masih berlangsung.

Sebelumnya, Penyelidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mendatangi kantor First Travel di Jakarta Selatan. Mereka tiba di GKM Green Tower, Jln TB Simatupang Kav. 896, Jakarta Selatan, Kamis (10/08/2017) sekitar jam 19.00 WIB. 

"Iya kita melakukan penggeledahan," ujar Kasubdit V/Jatanwil Dit Tipiudum Bareskrim Kombes Dwi Irianto di lokasi.

Kepolisian menetapkan pemilik First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, sebagai tersangka dengan pasal penipuan dan penggelapan. Dirtipidum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak menerangkan cara First Travel merayu jemaah supaya tertarik menggunakan jasa travel-nya. (Jendela Berita Online)
Read »

Rabu, 09 Agustus 2017

Diego Michiels Terbukti Memukul dan Tidak Ditahan

Diego Michiels Terbukti Memukul dan Tidak Ditahan

Jendela Berita Online - Diego Michiels disebut kepolisian terbukti melakukan pemukulan. Terdapat tujuh saksi yang telah diperiksa atas tudingan penganiayaan itu.

Menurut kepolisian, Diego telah dipanggil kembali untuk perkara tersebut. Tapi mereka memberikan waktu karena Diego yang berada di luar Jakarta.

"Berdasarkan hasil gelar perkara, pemanggilannya menjadi tersangka tanggal 7 Agustus, karena dia di Samarinda main untuk Borneo FC, kita membutuhkan waktu panggil ke Jakarta," ujar Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan, Iptu Achmad Fajrul Choir, Rabu (09/08/2017).

Kepolisian juga akan melakukan penjemputan paksa apabila Diego mangkir dari panggilan. Sejauh ini, Diego disebut kooperatif ketika diperiksa.

"Tidak ada penahanan, dia kooperatif dengan penyidik terus. Hukumannya cuma di bawah 5 tahun, 2 tahun 8 bulan. Dia masih bermain di beberapa liga, jadi kita tidak akan melakukan penahanan," ujarnya.


Diego Michiels diketahui melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap DJS di sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tanggal 21 Mei 2017 lalu. Dia juga dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Selain memeriksa saksi, kepolisian juga sudah mengantongi bukti CCTV. (Jendela Berita Online)
Read »
Copyright © 2015 Jendela berita online

Blogger Templates Designed by Templatezy - DesignsRock

Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Mydetikcom Semangat NKRI Sindo Daily News Kompasindo News Analisa Berita Analisa Terkini Lensa Berita Terkini Post Ibukota Harian Radar Post sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya Sbobet Online Login Wap Sbobet Mobile Daftar Sbobet Mobile Indobet