Latest Releases

Sabtu, 09 September 2017

Engku Emran Resmi Jadi Suami Laudya Cynthia Bella

Engku Emran Resmi Jadi Suami Laudya Cynthia Bella

Jendela Berita Online - Bukan hanya Laudya Cynthia Bella, momen pernikahan yang sudah dilangsungkan juga menjadi kebahagiaan Engku Emran. Dia sudah resmi menjadi suami dari perempuan yang dikenal sebagai pesinetron sekaligus bintang film Indonesia itu. 

Selepas menghelat akad nikah pada hari Jumat (08/09/2017) kemarin, Emran memposting sebuah foto yang menggambarkan rasa bahagia juga syukurnya. 

Foto yang diposting di instagram itu menampilkan dirinya bersama sang putri bersama Laudya Cynthia Bella diambil dari tampak belakang.

Di foto yang seperti menjadi simbol sebuah harapan atau lembaran baru itu, ketiganya berdiri di tepi sebuah lembah berhadapan dengan pemandangan langit yang luas dan awan-awan putih.

"Alhamdulillah. Terima kasih atas semua doa and ucapan kebahagiaan," Emran tulis di keterangan fotonya. 

Sang putri yang berdiri di antara keduanya terlihat menggandeng tangan Emran bersama Bella. 

Foto tersebut direspons positif oleh netizen. Tidak sedikit yang memanjatkan doa untuk Bella bersama Emran. 

"Selamat berbahagia," komentar netizen pemilik akun norh*z**edaud

"Semoga menjadi keluarga yang berbahagia, mawadah, warohmah.. Aamiin," komentar netizen lainnya pemilik akun b**ngl*ntong

Sejak diposting 4 jam lalu, foto itu juga telah menerima tanda 'like' dari 82 ribuan lebih warganet. (Jendela Berita Online)
Read »

Kamis, 07 September 2017

Djarot akan Derek Mobil yang Parkir Sembarangan Mulai Oktober

Djarot akan Derek Mobil yang Parkir Sembarangan Mulai Oktober

Jendela Berita Online - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan kembali menggencarkan sosialisasi Peraturan Daerah no 5 tahun 2014 yang isinya mewajibkan warga mempunyai garasi sebelum membeli mobil. Djarot masih banyak mendapati warga yang belum memahami soal aturan tersebut. 

"Saya tetap mendorong supaya masyarakat lebih banyak memakai kendaraan umum. Supaya mereka memakai kendaran umum, maka Perda no 5 tahun 2014 disosialisasikan. Salah satunya untuk membeli atau mempunyai kendaraan pribadi menyediakan garasi itu. Karena ternyata warga masih banyak yang belum tahu," sebut Djarot di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (08/09/2017).

Djarot mengatakan banyaknya warga yang memarkir mobil tidak pada tempat yang ditentukan mengakibatkan akses jalan terganggu. Dia ingin warga menyadari fungsi jalan sebagai fasilitas umum.

"Kalau ada apa-apa, misalkan ada bencana di situ. Karena banyak tempat parkir mobil nongkrong di situ. Karena tidak adanya garasi, mobil kita pemadam kebakaran tidak bisa masuk," jelasnya.

Djarot mau sosialisasi Perda itu digencarkan bulan ini. Sehingga bulan Oktober mendatang Pemprov bisa memberikan hukuman tegas pada para pelanggar.

"Makanya sekarang ada BTT (Bulan Tertib Trotoar), saya meminta sama Pak Andri (Kepala Dishub) sosialisasi. Sehingga bulan depan Oktober sudah dimulai penindakan," ujarnya.

Djarot mengutarakan nantinya akan dilakukan penderekan pada mobil yang terbukti melanggar. "Hukumannya gampang, ditarik. Mobilnya ditarik, kita bantu cari tempat parkir. Parkirnya di Dishub kita kandangin, gampang," tandasnya. (Jendela Berita Online)
Read »

Kisah Istri Novel yang Hampir Bertemu Presiden Jokowi

Kisah Istri Novel yang Hampir Bertemu Presiden Jokowi

Jendela Berita Online - Istri Novel Baswedan, Rina Emilda (Emil), masih belum bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, yang selama ini berkomunikasi dengan Novel, bercerita soal Emil yang hampir bertemu Jokowi.

"Jadi begini ya, beberapa hari lalu tanggal 30 Agustus saya kan sudah bercerita dengan Pak Pratikno (Mensesneg), kalau bisa ketemu sebelum Idul Adha lantaran Mbak Emil akan ke Singapura," ujar Dahnil usai acara di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jln Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (07/09/2017).

Idul Adha jatuh pada tanggal 1 September 2017. Ternyata sebelum itu Presiden Jokowi sudah bersedia untuk ditemui istri dan ibunda Novel Baswedan.

"Nah, kemudian ternyata di jelang Idul Adha tanggal 30 atau 31 dikabari bahwa Pak Presiden ingin menemui atau menerima Mbak Emil dan Ibu Mas Novel itu pagi pukul 09.30, tapi ternyata Mbak Emil telah di Singapura," tambah Dahnil.

Emil lantas sempat mencari tiket untuk balik ke Jakarta. Tapi dirinya tidak berhasil mendapatkannya.

"Akhirnya kita minta agenda ulang kapan nanti tepatnya Pak Presiden bisa terima Mbak Emil. Sekarang Mbak Emil telah di Jakarta, tinggal menunggu kabar lagi dari istana," tutur Dahnil.

Menurut Dahnil, istri Novel hendak menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas biaya pengobatan suaminya. Selain itu juga ada pembicaraan lain yang mungkin akan disampaikan Emil berhubungan dengan kasus Novel. (Jendela Berita Online)
Read »

Selasa, 05 September 2017

Giliran Wadir Tipikor Bareskrim Laporkan Novel

Giliran Wadir Tipikor Bareskrim Laporkan Novel

Jendela Berita Online - Penyelidik senior KPK Novel Baswedan kembali dilaporkan ke polisi. Kali ini Novel dilaporkan Wadir Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri Kombes Erwanto Kurniadi yang melaporkan Novel atas dugaan pencemaran nama baik.

"Iya, ada laporan," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Rabu (06/09/2017).

Argo mengungkapkan Novel dilaporkan lantaran pernyataannya di sebuah media massa. Novel disebut merendahkan integritas penyelidik Polri.

"Terkait adanya pernyataan di suatu majalah, yang menyampaikan bahwa tidak setuju mantan penyelidik KPK yang sudah kembali ke Polri ditarik kembali ke KPK, karena integritasnya penyelidik Polri rendah," terangnya.

Novel sebelumnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Aris Budiman. Jenderal bintang satu itu melaporkan Novel tanggal 13 Agustus 2017 atas dugaan pencemaran nama baiknya dengan sangkaan pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE. 

Aris sebelumnya mengakui melaporkan Novel ke polisi karena e-mail terkait aturan internal KPK. Dalam surat, Novel, yang merupakan Ketua Wadah Pegawai KPK, keberatan dengan mekanisme pengangkatan penyelidik dari Polri yang tidak sesuai dengan aturan internal KPK. (Jendela Berita Online)
Read »
Copyright © 2015 Jendela berita online

Blogger Templates Designed by Templatezy - DesignsRock

Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Mydetikcom Semangat NKRI Sindo Daily News Kompasindo News Analisa Berita Analisa Terkini Lensa Berita Terkini Post Ibukota Harian Radar Post sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya Sbobet Online Login Wap Sbobet Mobile Daftar Sbobet Mobile Indobet