Jendela Berita Online - Polda Metro Jaya mengancam akan menjemput paksa Muhammad Rizieq Shihab bersama Firza Husein. Kemarin keduanya tidak memenuhi panggilan penyelidik saat mau diperiksa dalam kasus pornografi. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Mochamad Iriawan menyebutkan pemanggilan keduanya bersama dua saksi lainnya akan kembali dilakukan pada awal bulan Mei.
Jika ada panggilan selanjutnya tidak ada keterangan atau mangkir, maka keduanya bisa dijemput paksa.
"Kalau tidak ada akan kita jemput paksa," tutur Iriawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/04/2017).
Iriawan juga mengungkapkan kehadiran Rizieq dan Firza sangat diperlukan dalam mengusut kasus tersebut, terutama untuk membuktikan apakah keduanya terlibat atau tidak untuk penyebaran konten pornografi.
Menanggapi bantahan dari pihak Rizieq dan Firza yang belum mengakui bukan orang dalam foto yang beredar, Iriawan menjelaskan untuk mengusut kasus itu seperti kasus pornografi yang menyeret Ariel Peter Pan bersama Luna Maya di tahun 2010.
Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyebutkan pemanggilan Rizieq dan Firza gunanya untuk mencocokkan keterangan saksi ahli dengan isi percakapan keduanya dalam barang bukti yang disita kepolisian.
"Untuk intinya adalah kami mau membuktikan, karena Firza belum mengaku. Nantinya kami tunggu saja bagaimana saksi ahli membuktikan kalau antara HP yang satu kepunyaan Firza dan yang satu kepunyaan Rizieq. (Jendela Berita Online)